SEKILAS INFO
  • 3 tahun yang lalu / DIRGAHAYU HARI ULANG TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE-77 TAHUN 2022, PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT
  • 5 tahun yang lalu / Selamat datang di website resmi PCNU MUSI BANYUASIN ; pcnumuba.or.id
WAKTU :

PCNU Muba Gelar Pengajian Akbar Isro Mi’roj, Songsong 1 Abad NU dan Ramadhan 1447 H

Terbit 28 Januari 2026 | Oleh : admin@pcnumuba | 17 Views | Kategori : BERITA

SEKAYU, MUSI BANYUASIN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Musi Banyuasin sukses menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi yang solid dan mandiri melalui perhelatan Pengajian Akbar yang digelar pada Selasa (27/01). Acara yang berlangsung di Pendopo Bupati Musi Banyuasin ini diselenggarakan dengan sangat megah dalam rangka memperingati Isro Mi’roj Nabi Muhammad SAW, menyongsong usia 1 Abad NU, serta menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H.

Keberhasilan PCNU Muba dalam mengemas acara ini menjadi bukti nyata kekuatan manajerial organisasi dalam menggerakkan massa secara tertib dan khidmat.

Acara ini menjadi momentum bersejarah bagi warga nahdliyin di Bumi Serasan Sekate karena dihadiri langsung oleh tokoh ulama kharismatik tingkat internasional, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA. Kehadiran beliau, yang merupakan Ketua Umum PBNU pada masanya (masa khidmat 2010–2021), memberikan magnet luar biasa bagi jamaah yang hadir. Di barisan kursi VIP, hadir Wakil Bupati Muba Ky. Abdur Rohman Husen, Wakapolres Muba, serta Kabag Kesra Setda Muba Opi Palopi. Turut hadir pula Ketua TP PKK Muba Ibu Fatimah Toha, jajaran kepala OPD Muba, perwakilan PWNU Sumatera Selatan, serta Perwakilan PW Muslimat Sumsel.

Suasana di Pendopo Bupati benar-benar menghijau oleh ribuan jamaah yang terdiri dari pengurus PCNU, Banom (GP Ansor, Banser, IPNU, IPPNU), Muslimat, serta Fatayat se-Kabupaten Muba. Tak hanya dari kalangan internal NU, ribuan jamaah umum dari berbagai penjuru wilayah juga turut tumpah ruah memadati lokasi untuk mendengarkan tausiyah secara langsung. Sembari menunggu dimulainya acara inti, para jamaah dimanjakan dengan suguhan hiburan religi yang sangat memukau. Penampilan Qosidah Asyifa mencuri perhatian karena dikemas dengan versi modern yang enerjik namun tetap religius. Tak hanya itu, tarian yang dibawakan oleh para santri dari Pondok Pesantren Sirojul Ulum menambah keindahan suasana, disusul dengan atraksi seni bela diri dari pendekar Pagar Nusa Muba yang menunjukkan ketangkasan luar biasa di hadapan para tamu undangan.

Dalam laporannya, Kabag Kesra Muba, Opi Palopi, menyampaikan kekagumannya atas kesuksesan PCNU Muba menyelenggarakan kegiatan berskala besar ini. Ia memuji kerapian panitia dalam mengelola ribuan jamaah yang hadir sehingga acara berjalan sangat kondusif. Ia juga melaporkan berbagai kegiatan positif keagamaan yang terus bersinergi dengan pemerintah daerah.

Hal senada disampaikan oleh Rois Syuriah PCNU Muba, Ky. Makhfud Masduqi. Beliau menekankan bahwa saat ini NU di Musi Banyuasin mengalami kemajuan pesat. Dengan kehadiran sosok Ky. Abdur Rohman Husen di kursi pemerintahan sebagai Wakil Bupati, syiar NU kini tidak hanya bergema di desa-desa terpencil, melainkan telah merambah dan ramai di wilayah perkotaan.

Setelah sambutan dari perwakilan PWNU Sumatera Selatan, acara memasuki agenda yang paling dinantikan yakni ceramah agama oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA. Dalam mauidzah hasanahnya, beliau memuji semangat juang PCNU Muba yang tetap istiqomah menjaga tradisi dan persatuan. Beliau mengajak seluruh jamaah, baik warga nahdliyin maupun jamaah umum, untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menyongsong satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama serta menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H dengan semangat ukhuwah yang kuat. Kesuksesan acara ini menjadi catatan prestasi tersendiri bagi PCNU Muba dalam mempererat silaturahmi antara ulama, umaro, dan seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai penutup rangkaian acara yang penuh keberkahan tersebut, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama. Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA, yang sekaligus mengabadikan momen suksesnya syiar Nahdlatul Ulama di Kabupaten Musi Banyuasin.

SebelumnyaKonsolidasi, Sebuah Keharusan bagi NU

Berita Lainnya

0 Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses