SEKILAS INFO
  • 4 bulan yang lalu / DIRGAHAYU HARI ULANG TAHUN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE-77 TAHUN 2022, PULIH LEBIH CEPAT BANGKIT LEBIH KUAT
  • 1 tahun yang lalu / Selamat datang di website resmi PCNU MUSI BANYUASIN ; pcnumuba.or.id
WAKTU :

MENELADANI MUASSIS NU

Terbit 5 Maret 2021 | Oleh : Ahid Jamaludin | 672 Views | Kategori : ASWAJA / BERITA / RISALAH
MENELADANI MUASSIS NU

Usia NU menuju 100 tahun, usia yang kian dewasa, tumbuh dan besar. Dewasa dalam fikrah (pemikiran), tumbuh dalam harakah (gerakan) serta besar dalam jam’iyah (organisasi) dan jama’ah (anggota).

Sebagai organisasi Islam terbesar didunia, manfaat NU kian terasa. Bukan hanya anugerah untuk NKRI tapi juga nikmat dan rahmat dari Tuhan untuk seluruh penduduk dunia. Setia mencintai NKRI, memayungi dunia dengan Islam yang damai, menyinari sudut-sudut dunia dengan cinta kasih dan perdamaian.

Jelang satu abad ini, konsentrasi NU adalah meneladani muassis atau pendiri NU sehingga NU kian mandiri. Tidak bergantung pada siapapun. NU harus mandiri disegala bidang. Bukan saatnya lagi NU sebagai makmum tapi sebagai imam, memimpin disegala sektor kehidupan, bukan hanya bidang agama. Semua kader NU harus siap memimpin.

Ketua Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) MWC NU Tungkal Jaya Ust. Suryono Zakka, S.Th.I. Al-Hafidz saat menerima Surat Keputusan dari Ketua Tanfidziyah MWC NU Tungkal Jaya Ust. Ahid Jamaluddin, S.Pd.I., M.Pd. pada acara Peringatan Harlah NU ke-95 di Desa Sumber Harum Kecamatan Tungkal Jaya

Meneladani muassis NU, sangat penting sehingga para kader dan kaum Nahdliyin mengetahui gerak dan arah yang akan dituju NU, sebagaimana amanat para muassis. Berfikir secara manhaji (organisatoris) sehingga tidak serampangan dalam bertindak. Suara dipusat hingga ranting berjalan senada dan seirama.

Berjuang di NU bukan untuk mengharumkan nama pribadi atau pola pikir individual tapi mengikuti dawuh para ulama. Warga Nahdliyin akar rumput harus sam’an wa tha’atan (mendengar dan taat) tanpa banyak protes, buruk sangka apalagi menentang amanat ulama NU.

Amar ma’ruf nahi munkar bagi NU wajib dengan adab dan akhlak. Tak cukup hanya modal otot dan suara lantang. NU lebih mengedepankan dakwah dinamis (berpandangan jauh kedepan), akulturatif (mengadaptasi hal yang baru tanpa merusak tradisi yang lama) dan tentunya persuasif (damai anti kekerasan).

Dakwah sebagaimana yang diajarkan oleh para muassis NU bukanlah dakwah yang destruktif (merusak), bukan dakwah yang provokatif (membuat kekacauan) dan tidak pula arogan. Dakwah yang santun penuh cinta kasih itulah yang menjadikan NU selalu eksis sepanjang zaman. Sudah teruji dan tahan banting.

Amar ma’ruf nahi munkar dalam pandangan NU hendaknya dilakukan dengan ilmu. Lebih mengedepankan dialogis dibandingkan kekerasan. Betapa banyak organisasi yang mengatasnamakan Islam, namun kurang cerdas dalam melakukan amar ma’ruf nahi mungkar hingga akhirnya tumbang dengan sendirinya.

Tak jarang, NU kerap dicibir dan diolok-olok karena sikapnya yang lembut dan tak gampang ngamuk. Seolah-olah NU itu hanya dianggap ormas yang melakukan amar ma’ruf dan meninggalkan dakwah nahi munkar. Padahal dakwah NU itu satu paket, ya amar ma’ruf juga nahi munkar. Walhasil, muncullah ormas-ormas baru seolah tampil gagah dengan jargonnya nahi munkar dengan wajah yang angker dan menakutkan. Katanya semangat membabat habis kemungkaran.

Ndilalah ormas-ormas pendatang baru ini kolaps alias gulung tikar. Tak tahan uji. Tak lolos seleksi alam. Bisa jadi karena umat yang tak akrab dan antipati dengan dakwah yang ekstrim atau bisa jadi Allah berkehendak lain. Allah lebih membela mereka yang mengajarkan cinta kasih. Alhamdulillah, NU yang tak pernah lelah mengajarkan cinta kasih dan perdamaian bisa panjang umur, bahkan kian besar dan selalu dalam lindungan Allah. Takkan bubar sampai hari kiamat.

Keteladan para muassis hendaknya diwarisi pada generasi NU milenial. Kader muda NU harus mencontoh akhlak mulia para pendiri NU. Memperdalam ilmu dan akhlak baru berdakwah. Kaum Nahdliyin perlu menghadirkan kembali sosok mbah Hasyim Asy’ari, Mbah Wahab Hasbullah, mbah Bisri Syansuri, mbah wali Gus Dur dan tokoh-tokoh NU lainnya dengan wajah kekinian. Kita teladani Ilmunya, akhlaknya hingga canda tawanya.

Para pengurus struktural harus memahamkan generasi muda NU dan kaum Nahdliyin bagaimana para muassis menyelesaikan problem keumatan, menjawab realitas zaman dengan kaca mata syariah hingga menyelesaikan konflik dengan cerdas tanpa meninggalkan akhlaqul karimah. Dakwah tanpa akhlak hanya akan merusak. Dakwah tanpa ilmu hanya akan menambah kemungkaran.

Benar bahwa NU adalah rahmat bagi semesta. Kumpulan ulama yang mewarisi ilmu dan akhlak rasulullah saw. Islam yang dipahami NU adalah Islam Nusantara yang penuh toleran, dibawa oleh Wali Songo dan diamalkan oleh NU sebagai duplikasi ajaran Islam yang dipraktikkan oleh rasulullah di Madinah.

Mari istiqamah bersama NU. Kibarkan bendera NU hingga keseluruh jagat raya. Lakukan apa yang kita bisa meskipun hanya bak debu yang menempel ditiang bendera NU. Tak terlihat dan tak nampak. Karena kita adalah sama, santrinya mbah Hasyim Asy’ari yang berharap doa darinya yakni husnul khatimah beserta anak cucu.

Penulis : Ust. Suryono Zakka, S.Th.I. Al-Hafidz (Ketua Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz MWC NU Tungkal Jaya)

SebelumnyaKH.M. Jazuli : Terbentuknya MWCNU Sanga Desa SesudahnyaSafari Dakwah wilayah Babat Toman Habib Abdullah Asad Basyaiban, Lc

Berita Lainnya

45 Komentar

Nickdar, Selasa, 25 Okt 2022

25mg modafinil

Balas

Jackdar, Selasa, 25 Okt 2022

nexium 20mg esomeprazole

Balas

SamuelKax, Rabu, 26 Okt 2022

inderal la

Balas

Suedar, Kamis, 27 Okt 2022

erythromycin buy uk

Balas

MichaelKal, Kamis, 27 Okt 2022

order cipro

Balas

Michaelappag, Jumat, 28 Okt 2022

synthroid 50 pill

Balas

Teddar, Sabtu, 29 Okt 2022

online pharmacy europe

Balas

Amydar, Sabtu, 29 Okt 2022

strattera 40 mg pharmacy

Balas

Annadar, Minggu, 30 Okt 2022

medication cymbalta 30 mg

Balas

TommyGax, Minggu, 30 Okt 2022

azithromycin order

Balas

Jasondar, Senin, 31 Okt 2022

singulair 2 mg

Balas

Michaelrorma, Senin, 31 Okt 2022

levaquin price

Balas

Evadar, Senin, 31 Okt 2022

retin a 06

Balas

EdgarHip, Rabu, 2 Nov 2022

zestril 40 mg tablet

Balas

Kimdar, Rabu, 2 Nov 2022

lyrica discount

Balas

Nickdar, Kamis, 3 Nov 2022

generic celexa

Balas

Boodar, Jumat, 4 Nov 2022

celebrex capsule 100mg

Balas

Suedar, Jumat, 4 Nov 2022

rx pharmacy coupons

Balas

Carldar, Jumat, 4 Nov 2022

citalopram india

Balas

Amydar, Jumat, 4 Nov 2022

azithromycin buy us

Balas

Charlesmak, Jumat, 4 Nov 2022

700mg zoloft

Balas

TommyGax, Sabtu, 5 Nov 2022

cymbalta 20mg

Balas

Pauldar, Sabtu, 5 Nov 2022

strattera 100 mg

Balas

Zakdar, Senin, 7 Nov 2022

where to buy diflucan 1

Balas

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.