Kamis, 22 Oktober 2026
Terbit : Rab, 22 Juli 2026

MOSBA PP Sirojul Ulum Babat Toman: Kenalkan Tradisi Pesantren dan Ideologi Aswaja

Oleh : Admin PCNU Muba ARTIKEL / BERITA / INFO TERKINI / KEGIATAN / KEISLAMAN
MOSBA PP Sirojul Ulum Babat Toman: Kenalkan Tradisi Pesantren dan Ideologi Aswaja

Babat Toman – Pondok Pesantren (PP) Sirojul Ulum Desa Toman Baru, Kecamatan Babat Toman, Musi Banyuasin, secara resmi memulai Tahun Ajaran Baru 2026/2027 untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Madrasah Diniyah, Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Pembukaan tahun ajaran baru ini ditandai dengan pelaksanaan Masa Orientasi Santri Baru (MOSBA) yang diikuti oleh puluhan santri baru dengan penuh antusias. Selasa, 21/07/2026

Selama kegiatan MOSBA berlangsung, para santri baru diajak untuk mengenal lebih dekat dinamika kehidupan pesantren. Materi pengenalan mencakup tata cara ibadah sehari-hari, penanaman aturan kedisiplinan, hingga pembagian jadwal belajar dan kegiatan ekstrakurikuler. Tak hanya itu, para santri juga diajak berkeliling mengenali berbagai fasilitas pendukung di lingkungan pesantren, seperti masjid, asrama, ruang belajar, hingga perpustakaan.

“Santri baru harus berniat lurus menuntut ilmu, menjaga akhlakul karimah, serta siap ditempa menjadi pribadi yang mandiri dan berintegritas. Di sini, kalian tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga dibentuk karakternya agar siap menghadapi tantangan zaman.” KH. Ahmad Mubari, S.Ag., M.Pd.I, Pengasuh PP Sirojul Ulum Toman Baru

Sementara itu, Kepala MTs Sirojul Ulum, Ibu Hj. Nyai Siti Rahmawati, dalam sambutannya turut memberikan dorongan semangat dan pesan mendalam bagi para peserta didik baru.

“Kami siap mendampingi proses tumbuh kembang dan belajar para santri, baik dalam aspek akademis maupun spiritual. Kami berharap para santri baru dapat beradaptasi dengan cepat, disiplin membagi waktu, serta aktif mengukir prestasi di lingkungan madrasah.” Hj. Nyai Siti Rahmawati, Kepala MTs Sirojul Ulum

Materi Perdana: Penguatan Keaswajaan NU
Sebagai fondasi pemahaman keagamaan santri, kegiatan MOSBA sesi materi perdana diampu Imam Irfa’i, S.Kom.I, Wakil Sekretaris PCNU Muba, hadir membawakan materi utama mengenai Keaswajaan NU: Pembekalan Strategis Keislaman Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah.

Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya santri memahami prinsip ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah yang ramah, moderat (tawassuth), toleran (tasamuh), dan seimbang (tawazun). Pembekalan ini diharapkan dapat memantapkan sanad keilmuan dan benteng ideologi para santri baru PP Sirojul Ulum Babat Toman sejak awal melangkahkan kaki di pesantren.

Dilanjutkan pemateri kedua oleh Sudarno,S.Sos.I Penyuluh Agama Islam KUA Babat Toman, sekaligus santri KH.Ahmad Mubari dan ibu Hj. Rahma Mubari saat beliau menyantri di PP Sabilul Hasanah di Purwosari Banyuasin, ia menceritakan Asyiknya menjadi seorang santri, Ustadz Sudarno membawa ingatan kita kembali ke masa-masa beliau menimba ilmu di pesantren. Dengan gaya penyampaian yang hangat dan penuh keakraban, beliau membagikan suka duka saat menjadi seorang santri:

“Mondok itu bukan sekadar tinggal di asrama, tapi proses menempah jiwa. Ada rindu keluarga, ada ikhtiar menahan kantuk di sepertiga malam, dan ada nikmatnya kebersamaan yang tidak akan pernah dijumpai di tempat lain.” Ungkap Sudarno

ia menambahkan Tidak hanya berbagi kisah nostalgia, Ustadz Sudarno juga membedah poin-poin penting dari Kitab Ta’lim al-Muta’allim karya Syaikh Az-Zarnuji pedomannya para penuntut ilmu. Beliau menekankan beberapa pilar utama bagi seorang santri:

  1. Kesabaran dan Ketabahan (As-Sabru wal Istiqamah) Menuntut ilmu adalah proses panjang yang membutuhkan ketahanan mental, kesabaran dalam menghadapi ujian, serta keistiqamahan dalam belajar.
  2. Luruskan Niat (Ikhlasu An-Niyyah) Mencari ilmu semata-mata karena Allah SWT, menghilangkan kebodohan diri, dan menghidupkan agama—bukan demi pujian atau kedudukan duniawi.
  3. Mengagungkan Ilmu dan Guru (Ta’dzimul ‘Ilmi wa Ahlihi) Keberkahan ilmu tidak hanya diraih dari kecerdasan, melainkan dari sejauh mana seorang santri menghormati gurunya dan memuliakan kitab-kitabnya.

Melalui rangkaian kegiatan MOSBA ini, PP Sirojul Ulum Desa Toman Baru siap mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul secara akademis di jenjang MTs dan MA, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah.

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

PCNU Muba
Jln. Lingkar Randik, Kel. Kayu Ara, Kec. Sekayu Kab. Musi Banyuasin Prov. Sumatera Selatan
  • Selamat datang di website resmi PCNU Musi Banyuasin