
Batanghari Leko – Ratusan santri dan masyarakat tumpah ruah memadati Desa Lubuk Bintialo, Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (27/10/2026). Kehadiran massa tersebut dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 Zona 5 yang dikemas melalui gelaran Pengajian Akbar.
Kegiatan peringatan HSN Zona 5 ini menaungi dua wilayah, yakni Kecamatan Batanghari Leko dan Kecamatan Sanga Desa. Suksesnya agenda besar yang berpusat di Desa Lubuk Bintialo ini menjadi simbol eratnya silaturahmi antar-pesantren serta sinergi ukhuwah islamiyah masyarakat di wilayah Muba.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Setda Muba yang hadir mewakili Penjabat Bupati Musi Banyuasin, jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Muba, Camat Batanghari Leko, Kapolsek Batanghari Leko, PCNU Muba, Fatayat Muslimat, serta jajaran pengurus DPD Forum Pesantren (Forpes) Kabupaten Muba.
Selain itu, deretan pimpinan dan santri dari berbagai pondok pesantren turut memadati lokasi acara. Pondok pesantren yang hadir di antaranya PP Tahfidz Hidayah Kamilah Nusantara, PP Ashabul Hidayah, PP Izzatul Kamilah, PP Raudhotuthoolibin, PP Mau’n Hayat, PP Darbi Hidayatul Qur’an, dan PP Bahrul Wahdah.

Mudir PP Tahfizh Hidayah Kamilah Nusantara, Ustadz A. Taufiq Hidayat, S.Pd., Al-Hafizh alumni PP MQ Tebuireng Jombang, menyampaikan pesan mendalam terkait momentum bersejarah tersebut.
“Hari Santri Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan pengingat akan peran sejarah dan tanggung jawab santri dalam menjaga benteng keimanan serta keutuhan NKRI. Melalui momentum Zona 5 ini, kita ingin mengokohkan kembali nilai-nilai kejuangan dan keilmuan para ulama,” ujar Ustadz A. Taufiq Hidayat saat diwawancarai oleh tim pcnumuba.or.id seusai acara.
Disamping itu, beliau juga menambahkan pentingnya kolaborasi antar-lembaga pendidikan Islam di wilayah Musi Banyuasin untuk mencetak generasi Qur’ani yang siap menjawab tantangan zaman.
“Sinergi antar-pondok pesantren, pemerintah daerah, dan lembaga seperti BAZNAS harus terus direkatkan. Kita berharap para santri tidak hanya unggul dalam hafalan Al-Qur’an dan ilmu agama, tetapi juga berdaya saing tinggi serta mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.
Rangkaian acara Pengajian Akbar memperingati HSN 2026 ini diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, serta ceramah agama oleh KH. Cecep Sihabuddin yang membakar semangat para santri untuk terus berkhidmat demi agama, bangsa, dan negara.